Sabtu, 09 Maret 2013

ASURANSI


     Pertama kali mendengar kata “asuransi”, mungkin sebagian dari kita akan berbicara seperti ini: “Ah, buat apa ikutan, toh kita gak akan ngerasain duitnya”, “Aduh, males deh diprospek dikejar-kejar agen terus” atau “Hidup mati mah Tuhan yang ngatur”.

     Nah, pada posting kali ini saya akan mencoba menceritakan tentang asuransi menggunakan beberapa contoh ilustrasi. Sebelumnya kita harus tahu apa itu asuransi? Seperti yang dikutip dari Wikipedia, asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi, secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.

     Sepertinya sedikit ribet, untuk itu mari kita lihat ilustrasi gambar berikut:



     Tersebutlah ada 10 orang yang berkumpul dalam suatu daerah. Dkarenakan mereka telah berteman cukup lama, maka mereka melakukan perjanjian seperti gambar di atas. Jika salah satu dari mereka meninggal, maka mereka akan saling menyantuni. Tiap-tiap orang membayar 10ribu sehingga apabila ada salah satu dari mereka meninggal, maka keluarga yang meninggal akan mendapat uang sebesar 100ribu (10x10rb).


     Permasalahan muncul kumpulan orang tersebut meninggal satu per satu. Ketika kumpulan orang yang tersisa seperti  gambar di atas maka orang-orang yang “mendapat” urutan meninggal terakhir akan merasa dirugikan. Untuk itu diperlukanlah “seseorang” di luar lingkup kumpulan orang-orang tersebut untuk mengelola uang mereka seperti gambar berikut:




     Seorang perempuan pada gambar di atas merupakan pengelola uang iuran para sekelompok orang yang telah dijelaskan di awal. Ia bertugas untuk menagih uang iuran, memberikan santunan kepada keluarga yang meninggal sesuai dengan kesepakatan. Dengan adanya si pengelola maka kumpulan orang tadi akan merasa lebih aman karena mendapatkan haknya (uang santunan) sesuai dengan kewajiban yang mereka lakukan (iuran). Si pengelola dalam ilustrasi di atas itulah yang kita kenal sebagai asuransi, iuran yang mereka bayar merupakan premi, dan uang santunan yang diberikan oleh pengelola merupakan uang pertanggungjawaban.

     Premi yang dibayar tiap-tiap orang sebesar 10ribu memiliki bunga per  bulan sebesar 10% maka di akhir tahun, tiap-tiap orang akan mendapatkan uang sebesar 22ribu. Karena pihak asuransi harus membayar sebesar 22ribu maka ia mencari dana tambahan dengan melakukan investasi.


     I2 merupakan perlambangan dari bunga investasi, sedangkan UP merupakan uang pertanggungan yang wajib diberikan oleh pihak asuransi kepada keluarga yang meninggal. Agar perusahaan asuransi tetap dapat berjalan maka pihak asuransi harus memenuhi syarat i2 > i1. Dimana i1 merupakan besarnya bunga premi yang diberikan oleh pihak asuransi kepada para pemegang polis.

     Sebelum menentukan besar kecilnya premi yang harus dibayar oleh seseorang, pengelola (dalam hal ini adalah asuransi) melakukan pemeriksaan terkait hal-hal pada gambar di atas. Proses pemeriksaan tersebut dikenal dengan istilah under writing. Sedangkan proses penetapan besarnya premi dan uang pertanggungan disebut dengan aktuaria (yang melakukan disebut aktuaris).

     Beberapa hal lain yang harus diperhatikan oleh pihak asuransi adalah:
1. Future value & Present value
Dengan rumus sebagai berikut:
2. Risk (resiko)
3. Biaya operasional


     Jika dilihat dari sisi asuransi, tipe masyarakat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Below the line, berguna untuk meningkatkan kemampuan ekonomi.
2. Makmur, berguna untuk menjaga kemampuan ekonomi.

     Jenis asuransi: 
     Sebagai penutup dari cerita tentang asuransi kali ini, saya akan memberikan gambar terakhir mengenai hubungan yang berlaku di dunia asuransi.



     Pada gambar di atas, SONG merupakan anggota dari sebuah perusahaan asuransi. Tetapi, SONG tidak harus membayar premi setiap bulannya karena ada JIE yang berbaik hati melakukan pembayaran atas nama SONG. Dikarenakan SONG memiliki adik bernama ACE, maka SONG menjadikan ACE sebagai ahli warisnya. SONG tidak dapat menjadikan dirinya sendiri sebagai ahli waris, tetapi ia bisa menjadikan siapa pun yang memiliki hubungan darah dengannya sebagai ahli waris.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar